Jumat, 27 Januari 2017 0 komentar

Kisah Hok Liang Pembuat Kue Keranjang

Hoak Liang mengukus kue keranjang di dalam dandang besar di dapur rumahnya
Jalan Pulau Sumba Gang II Nomor 11, Kelurahan Kampung Baru, Singaraja,
Buleleng, Kamis (26/1).
Hok Liang (60) bersama anak lelakinya, Nyoman Sukiada (23) mengukus kue keranjang di dalam dandang besar di dapur rumahnya Jalan Pulau Sumba Gang II Nomor 11, Kelurahan Kampung Baru, Singaraja, Buleleng, Kamis (26/1). Dua hari menjelang Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili Sabtu (28/1) pesanan kue keranjang masih saja berdatangan.

Pria paruh baya ini merupakan generasi ketiga keluarganya yang masih tetap membuat kue yang biasa dijadikan sesajen saat persembahyangan Imlek ini. Di lingkungannya, keluarganya juga dikenal sebagai pembuat kue keranjang tertua karena sudah turun temurun. Bagi dia membuat kue keranjang tidak semata untuk meraup keuntungan, tetapi juga melestarikan tradisi keluarganya yang tidak boleh terputus.

Sabtu, 21 Januari 2017 0 komentar

Senangnya Resky Bertemu Jrx SID Setelah Bersepeda Ribuan Kilometer Malang-Bali

Resky (kiri) bersama teman-temannya bersepeda menyusuri Jalan Ahmad
Yani, Singaraja, Jumat (20/1). FOTO: LUGASWICAKSONO
Resky (19) bersama lima temannya bersepeda menyusuri jalanan protokol Kota Singaraja, Buleleng, Jumat (20/1). Mengenakan kaus hitam, bercelana pendek, bersepatu dengan kaus kaki selutut dan bertopi hitam, remaja ini tampak santai mengendarai sepeda lowrider miliknya.

Pagi itu, ia akan bersepeda menuju Kota Denpasar dan Badung setelah sehari berada di Kota Singaraja sejak Kamis (19/1). Saat di Singaraja, ia bersama teman-temannya beraktivitas membersihkan Pantai Indah bersama Jrx SID dan puluhan aktivitas lingkungan lainnya. Petangnya, mereka menyaksikan sembari bernyanyi bersama Jrx SID di Sasana Budaya Singaraja dalam rilis album grub band Relung Kaca.
Jumat, 30 Desember 2016 0 komentar

Matinya Tiga Prajurit Rendahan 2


Tengah malam selesai menulis dan mengirim berita tentang tewasnya tiga tentara tertimbun longsoran tanah di Dusun Dasong, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng aku membayangkan yang indah-indah. Aku membayangkan beritaku di koran esok akan dijadikan single fokus memenuhi HL 1. Aku lalu tidur bersama dua temanku lain di kamar kosku.

Pagi sekali aku bangun dari tidur dan langsung membeli koran karena saking penasarannya dengan pemberitaan tiga anggota tentara yang tewas. Eeehhhh... ternyata pemberitaan di koran tempat saya bekerja jauh dari ekspektasi. Memang muncul di HL 1 tetapi bukan single fokus dan hanya berita kecil saja yang seakan diselipkan di kiri bawah halaman.

0 komentar

Matinya Tiga Prajurit Rendahan

Sore tadi menjelang Magrib aku sebenarnya sedang bersantai menonton televisi bersama seorang teman sembari minum kopi dan merokok di kamar kos pinggiran Kota Singaraja. Tetapi telepon dari seorang kolega membuyarkan kesantaianku yang belum sampai satu jam setelah kuselesai menulis berita untuk hari ini.

Kolegaku tadi mengabarkan tentang tiga anggota tentara yang tewas tertimbun longsor di Dusun Dasong, Desa Pancasari, Buleleng. Ah malasnya aku karena lokasi yang cukup jauh, sekitar 40 kilometer dari Kota Singaraja tempatku bermukim atau 1,5 jam perjalanan melintasi jalan perbukitan yang curam. Apalagi malam-malam dengan hawa yang dingin.

lugaswicaksono.blogspot.com
 
;